da BorneoS.F : Puasa | Pola hidup sehat| Obat| Kesehatan
Real Street Assalult clothing

Manfaat Puasa Menyeimbangkan Kadar Asam


Manfaat Puasa Menyeimbangkan Kadar Asam


Puasa dapat bermanfaat membantu menyeimbangkan kadar asam dan basa dalam tubuh, serta memperbaiki fungsi hormon. Melalui kurangnya makan dan minuman di pencernaan, serta adanya waktu istirahat bagi pencernaan. Kondisi tersebut akan membuat tubuh beraksi menyeimbangkan kadar asam dan basa dalam tubuh. Seperti yang kita ketahui bahwa jika asam berkumpul terlalu berlebihan banyaknya, akan bisa menimbulkan banyak penyakit. Salah satu penyakit yang dapat timbul karena terlalu banyak asam adalah penyakit asam lambung.

Manfaat Puasa Menyeimbangkan Kadar Asam

Manfaat Puasa Mengistirahatkan Lambung




Puasa Mengistirahatkan Lambung

                                      
            Jika sepanjang tahun manusia tidak pernah mengistirahatkan lambung dan pencernaannya, ia akan menuntut hak cutinya secara paksa dengan cara sakit. Maka jangan biarkan lambung pencernaan mengambil haknya untuk beristirahat dengan cara sakit. Mungkin sepele, namun itulah haknya yang harus dipenuhi.

            Sementara itu di antara kita bersenang senang dengan cuti kerja rutin tiap tahunnya,apakah kala itu juga terpikir untuk mengistirahatkan lambung pencernaannya. Ternyata tidak, justru mempermainkan dengan menjejalkan (aneka) makanan, sehingga lambung dan pencernaan terpaksa menampung lebih dari kapasitas kemampuanya. Maka Allah SWT menurunkan kewajiban agama untuk memberikan kesempatan beristirahat kepasa lambung pencernaan sehingga tidak terserang penyakit. Melaksanakan kewajiban puasa ramadhan setisp tahun dan membatasi konsumsi makanan menjasi 2 kali sehari, yakni sekali letika matahari tenggelam, dan setelah itu lambung pencernaan lambung pencernaan beristirahat lebih dari 12 jam sejak usai waktu sahur sampai matahari tenggelam.

            Dengan demikian,  lambung pencernaan bisa meraih haknya untuk rehat, menjadi sehat, daya dan kemampuanya senantiasa terbarui dan dapat melakukan tugasnya dengan lebih baik dan lebih optimal bagi kesehatan tubuh.

Manfaat Puasa Mengistirahatkan Lambung

            Orang yang melakukan puasa sepanjang hari, lalu berbuka dan mengikutinya dengan melaksanakan shalat (maghrib dan isyak) dilanjutkan dengan shalat malam (tarawih), ia berarti telah megikutisunah Rasulullah Saw. Dengan kata lain shalat taraweh disunahkan tidak lain untuk membantu manusia memproses pencernaannya dan memberikan kesempatan kepada lambung untuk rehat disamping meraih pahala dan ridha Allah SWT.

Manfaat Puasa Mengistirahatkan Alat Pencernaaan



Manfaat Puasa Mengistirahatkan Alat Pencernaaan
Puasa menjadi satu cara untuk kita mengistirahatkan sistem pencernaan. Dalam kehidupan sehari hari, kita sering memperkerjakan alat pencernaan secara keras. Karena banyaknya makanan yang harus diolah oleh pencernaan. Selain itu makanan terus datang secara bertubi-tubi meminta dicerna selama 24 jam tanpa memberikan waktu istirahat alat pencenaan untuk beberapa waktu. Sebelum makanan habis dicerna oleh alat pencernaan, sudah datang makanan kloter selanjutnya yang datang meminta untuk dicerna.

            Dengan puasa oksigenisasi tidak hanya berkutat di daerah perut. Oksigenisasi juga akan mengalir di daerah kepala.  Seperti yang kita ketahui adanya oksigenisasi di daerah perut berlebih pada saat perut dalam kondisi penuh kenyang. Kondisi perut yang penuh makanan mengakibatkan banyaknya oksigenisasi sehingga kita mudah mengantuk.

Manfaat Puasa Melangsingkan Tubuh



Manfaat Puasa Melangsingkan Tubuh


            Dr Hamid Al-Badari menyatakan, “Diantara manfaat puasa adalah fungsin melangsingkan tubuh (diet) serta secara perlahan menurunkan berat badan. Diet fisik memberikan manfaat besar bagi semua orang untuk membakar lemak (pada tubuh) yang mendorong timbulnya berbagai penyakit berbahaya. Manakali hati dipenuhi lemak, pembengkakan (kegemukan) bertambah dan (berarti) memperlemah kerja jantung; kadar lemak pada pancreas memicu timbulnya berbagai penyakit kencing manis, ginjal, dan liver. Kadar lemak pada hati dan pancreas akan mendorong timbulnya pelbagai penyakit kronis.
           
               Selanjutya Dr Hamid mengemukakan menganai manfaat puasa yang berfungsi menurunkan tekanan (darah tinggi), “ Kita bisa memperhatikan orang orang yang menderita tekanan (darah tinggi) pada bulan Ramadhan berangsur turun. Hal ini karena minimnya komsumsi makanan serta ketahanannya untuk tidak asal makanan.”

            Namun demikian, puasa tidak lepas dari factor resiko terhadap beberapa penyakit,lain, seperti penyakit karena usia (ketuaan), kencing manis (jika penderitanya kurus kering), atau  penyakit jantung koroner yang diikuti  kondisi lemah secara keseluruhan. Demikian pula demgan kondisi daya tahan tubuh yang lemah. Teerdapat banyak yang disebabkan oleh kelelahan seperti penyakit penyakit TBC, kurang darah (anemia), paru-paru, lemah jantung serta diare yang disertai mual, mencret dan muntah-muntah akibat kekurangan zat zat cairan, luka lambung, usus dua belas jari, dan hernia (turun berok). Karena kondisi lapar pada penderita penyakit semacam ini akan menimbulkan rasa sakit yang luar biasa. Demikian pula penyakit maag yang pasa umumnya membutuhkan banyak minum air putih dan penurunan kadar tekanan darah; konstruksi tubuh  lemah dalam masa penyembuhan setelah mejalani proses operasi, mengalami tekanan tekanan kejiwaan dan saraf pasca kelahiran dan menyusui. 

Kondisi Tubuh pantang Berpuasa


Dispensasi Puasa (Kondisi Sebaiknya Tidak Melakukan Terapi Berpuasa)

Dr. Sulaiman Azmi Basya mengatakan, “Teks ayat al Quran merekomendasikan bagi yang sakit boleh tidak berpuasa. Contohnya adalah para penderita penyakit yang jika melanggar akan berakibat buruk. Orang yang terkena demam, dalam kondisi apa pun; apalah tekanannya sedang tinggi atau rendah ia boleh tidak berpuasa, karena demam butuh perawatan khusus dan berimplikasi melemahkatuh n tubuh.




Puasa memiliki banyak manfaat bagi tubuh dan menyehatkan tubuh. Tetapi pada kondisi tertentu puasa justru tidak dianjurkan karena dapat memperburuk kondisi tubuh. Kondisi tubuh itu diantaranya. : 

1Luka Lambung Dan Radang Usus

            Setiap orang yang sakit membutuhkan kadar konsumsi makanan dalam waktu yang berdekatan, seperti orang orang yang terkena penyakit luka pada lambung, radang usus dan sembellit. Bagi mereka diperbolehkan tidak berpuasa.

2Diare, Pendarahan dan Lemah Jantung

            “Setiap orang yang sakit ada kalanya mengalami drop atau konstruksi tubuhnya lemah dan butuh perawatan khusus. Termasuk orang yang terkena diare, pendarahan, atau lemah jantung. Mereka boleh tidak berpuasa.
            Orang sakit harus makan untuk menguatkan konstruksi tubuhnya. Demikian pula dalam proses pembedahan (operasi), masa masa pemulihan dari berbagai penyakit berat, penderita TBC paru paru, dan anemia. Mereka boleh tidak menjalankan puasa. Termasuk perempuan hamil yang dikhawatirkan membahayakan kandunganya, karena kehamilan butuh pasokan makanan. Kondisi lapar dapat membahayakan ibu dan janin dikandungannya.

3Tekanan Darah Rendah        

            Orang yang mengalami tekanan darah rendah kerap kali hilang kesadaran atau pingsan. Meraka juga boleh tidak menjalankan puasa.

4Diare berat

            Penyakit yang kontrAdiktif dengan puasa adalah diare berat yang butuh banyak cairan. Penyakit ini harus ditangani dengan cepat, agar tidak menjalar mengikuti aliran darah dengan rasa sakit yang luar biasa. Terutama harus minum obat khusus untuk melawan diare. Demikian pula penyakit demam tinggi yang terus meningkat butuh pengobatan segera untuk menurunkan kondisi panasnya.

            Selain itu penyakit radang saluran pernafasan (bronchitis) yang harus segera diobati, lika lambung, kondisi lemah jantung, kencing manis yang menimbulkan rasa haus yang luar biasa., pusing-pusing dan tubuh menggigil karena kadaa gula dalam darah rendah. Penderita penyakit penyakit tersebut tidak memmungkinkan untuk menjalankan puasa.

Puasa itu Menyehatkan Tubuh



Puasa Fasting Healthy


Tubuh yang sehat adalah dalam kondisi yang seimbang. Asupan energi serta gizi yang berlebihan tidak baik, begitu pula ketika asupan energi serta gizi yang kurang juga tidak baik. Makan secara belebihan justru akan merusak tubuh. Dalam kenyataannya organ pencernaan kita membutuhkan istirahat. Dalam aturan agama tidak disebutkan secara pasti berapa jumlah atau berapa kali kita harus makan setiap harinya. Hanya disebutkan bahwa makanlah sebelum lapar dan berhentilah sebelum. Juga disebutkan bahwa yang berlebihan itu tidak baik. Lambung atau perut sebaiknya disisakan atau terbagi dalam tiga ruangan. Ruangan tersebut adalah untuk makanan 1/3, untuk minuman atau air 1/3, dan untuk udara 1/3 bagian. Apabila makanan melebihi dari itu maka akan berakibat ketidaknyamanan pada bagian perut. Makanan dapat keluar dari lambung atau kembali ke saluran pencernaan bagian atas dengan rasa panas dibagian perut.  Keadaan tersebut biasa terjadi saat makan terlalu kenyang kemudian dilanjutkan berbaring tidur.

            Dalam satu tahun kita (umat islam) diperintahkan untuk puasa  Ramadhan selama satu bulan penuh. Bila dilihat dengan kacamata kesehatan agenda ini bermanfaat untuk mengurangi beban kerja pencernaan dan untuk mencerna zat zat berbahaya yang ada didalam tubuh. Apabila dalam kondisi sehari hari kita makan secara berlebihan tanpa membiarkan organ pencernaan mencerna makanan tersebut, maka akan terjadi tumpukan zat makanan di organ tubuh. Setiap kali pencernaan belum menyelesaikan pekerjaannya dalam mencerna makanan kemudian datang lagi makanan kloter selanjutnya. Kejadian ini terus berlanjut terus menerus selama manusia tersebut hidup, sehingga zat makanan meng-gunung mengendap didalam tubuh. Oleh karena itu puasa menjadi penting untuk menjaga kondisi tubuh manusia menjadi sehat. Biarkanlah organ pencernaan kita mencerna semua makanan yang tersisa didalam tubuh. Akan tetapi ketika berbuka puasa tidaklah makan secara berlebihan, karena akan menghilangkan manfaat puasa dari  segi kesehatan.
        
    Salah satu Kunci menjaga kesehatan sesuai sunah Rasullullah adalah dengan berpuasa untuk mencerna makanan yang tersisa di dalam tubuh dan makan secara tidak berlebihan, insha Allah tubuh akan sehat.