da BorneoS.F : gaya hidup sehat | Pola hidup sehat| Obat| Kesehatan
Real Street Assalult clothing

Manfaat Puasa Menyeimbangkan Kadar Asam


Manfaat Puasa Menyeimbangkan Kadar Asam


Puasa dapat bermanfaat membantu menyeimbangkan kadar asam dan basa dalam tubuh, serta memperbaiki fungsi hormon. Melalui kurangnya makan dan minuman di pencernaan, serta adanya waktu istirahat bagi pencernaan. Kondisi tersebut akan membuat tubuh beraksi menyeimbangkan kadar asam dan basa dalam tubuh. Seperti yang kita ketahui bahwa jika asam berkumpul terlalu berlebihan banyaknya, akan bisa menimbulkan banyak penyakit. Salah satu penyakit yang dapat timbul karena terlalu banyak asam adalah penyakit asam lambung.

Manfaat Puasa Menyeimbangkan Kadar Asam

Tipas Perawatan Mata



Tips Perawatan Mata

1.      Maskara mampu membuat mata tampil lebih tegas. Akan tetapi jangan lupa cermati masa kadaluwarsanya. Sekali mascara itu dibuka, maka kita wajib mengganti tiap 3bulan sekali, terlepas dari sering tidaknya kita menggunakan mascara tersebut.

2.      Jangan saling meminjamkan mascara, untuk mencegah terjadinya penularan penyakit.

Tipas Perawatan Mata

3.      Jika kita menggunakan lensa kontak, menggunakan lensa kontaknya terlebih dahulu sebelum menggunakan mascara.

4.       Hindari riasan mata yang mengandung butir-butir kelap ketika mengenakan lensa kontak, agar butiran butiran tersebut tidak masuk kedalam mata sehingga menghasilkan iritasi mata.

5.      Jika kita sering beraktivitas di luar rumah, gunakan lensa kontak yang memiliki tabir surya. Karena sinar matahari yagn tajam bila langsung mengenai mata, akan membawa sampak yang negative. Pada kita yang bermata normal, dapat digunakan kaca mata yang memiliki lapisan penangkal matahari broad spectrum (anti ultra violet A dan B). Sinar matahari tersebut akan menyilaukan penglihatan. Bila hal tersebut berlangsung secara terus menerus akan mengganggu kesehatan mata. 




Cara Tidur Rasulullah SAW


Tidur Ala Rasullullah SAW
“Sesungguhnya, Rasulullah Saw. Bila berbaring di tempat tidurnya, beliau letakkan telapak tangannya yang kanan di pipinya yang kanan, seraya berdoa , ‘Rabbi qinii ‘adzaabaka yawma tab’atsu ‘ibadaka (Ya Rabbi, peliharalah aku dari azab-Mu pada hari engkau bangkitkan seluruh hamba-Mu).” (HR.Tirmidzi).
            Dari hadits diatas kita dapat menelaah salah satu cara tidur yang ditunjukkan oleh Rasulullah Saw. Tidak tidur secara terlentang, tetapi  tidur dengan miring ke kanan. Jangan lupa juga berdoa sebelum tidur. Jika kita melihatnya hanya sebatas pola tidur yang biasa kita lakukan, maka kita tidak akan bisa mengambil manfaatnya, cenderung menhabaikannya, dan tidak mempunyai hasrat untuk mengikutinya. Berbeda bila kita mengetahui hal tersebut dari segala sisinya, salah satunya dari sisi kesehatan.

            Kita dapat menemukan begitu banyak manfaat dan betapa ruginya bila selama ini menyianyiakan sesuatu yang sangat bermanfaat bagi tubuh dari cara tidur Rasulullah Saw. Pola tidur yang dilakukan oleh Rasulullah Saw. menunjukkan fakta yang menajubkan, sehingga dianjurkan untuk mengikuti pola tidur beliau. Dengan mengikutinya kita akan mendapatkan manfaat dari segi kesehatan dan menjalankan sunah Rasulullah SAW.   


Manfaat Wudhu Menghilangkan Bau Mulut


(Wudhu) Menghilangkan Bau Mulut

            Berkumur kumur ketika melakukan wudhu, ternru akan dapat menghilangkan bau mulut yang tidak sedap. Dengan berkumur kumur ditambah dengan menyikat gigi, insha Allah mulut akan menjadi segar dan gigi pun bisa terhindar dari berbagai macam penyakit. Karena itu, tak heran bila Rasulullah Saw. Melarang orang yang baru saja makan bawang –karena mulutnya menjadi bau dan belum dibersihkan-untuk mendekati masjid. Sebenarnya tidak dilarang memakan bawang, namun di dalamnya tersirat sebuah anjuran agar kita selalu membersihkan mulut kita agar tidak berbau – terutama ketika kita akan menjalankan shalat di masjid.
            Memang sebenarnya tidak ada mulut yang tidak bau, karena mulut kita tidak pernah bebas dari jasad renik (mikroorganisme). Padahal mikroorganisme ini selalu mengadakan proses pembusukan atas bahan apa saja yang ada si sekitarnya dengan menghasilkan bahan atau gas yang berbau. Jadi sulit untuk menjawab adanya kemungkinan menghilangkan bau mulut secara tuntas. Begitu pula dengan tubuh kita ono juga tak pernah bebas dari jasad renik, sehingga selalu saja terjadi proses pembusukan pada kulit kita (terutama pada daerah yang lembab) sehingga bleh dikara bau badan selalu juga muncul.
            Bau mulut muncul pada dasarnya dapat sebagai akibat dari adanya proses yang terjadi di kalam rongga mulut maupun tempat lain yang juga bermuara dimulut, yaitu lambung, paru paru, tengorokan dan hidung. Salah satu yang paling banyak dijumpai adalah proses pembusulan di mulut. Sejauh mana kerasnya bau ini tergantung pada seberapa banyak proses pembusukan yang terjadi serta bahan apa yang mengalami pembusukan. Pembusukan ini terjadi oleh karena adanya sisa makanan ataupun jaringan tubuh yang rusak (luka, gigi keropos) disertai adanya jasad renik yang terdapat di rongga mulut tersebut. Jadi jika ada ada sisa makanan atau kerusakan itu maka pembusukan yang terjadi sangat sedikit, sehingga bau mulut tidak seberapa.
            Makanan tentunya dapar juga menimbulkan bau mulut yang khas secara langsung di mulut. Adapun makanan ini pun mungkin menimbukan bau mulut kerika dicerna di lambung karena keluarnya gas atau uap tertentu dari padanya. Jadi disini kita dapat memerhatikan adanya bau yang khas terhadap makanan tertentu. Oleh karena itu sebenarnya yang anda lakukan dengan menyikat gigi sebelum tidur (tambahkan sekitar satu jam sesudah makan) maupun penggunaan obat kumur.
            Bau mulut yang berasal dari bau yang terjadi di tempat lain misalnya adalah sari saluran napas bagian bawah (misalnya akibay borok paru, kanker paru) ataupun saluran napas bagian atas (misalnya sinusitis).
            Adapun bau badan munculnya lebih banyak di daerah yang lembab atau banyak mengeluarkan keringat, maka mudah dipahamu bahwa mereka yang banyak berkeringat pasti akan lebih mudah menebarkan bau badan. Bau ini sebenarnya juga dipengaruhi oleh macam  mikroorganisme yang ada pada kulit, kalau bukan karena penyakit yang dideritanya (pernah mencium bau badan orang yang seperti berkemih?, itu karena adanya ureum. Karena ia punya sakit ginjal). Oleh katena itulah kadang kadang kita dapat mengenali adanya perbedaan bau satu dan lain orang.




Wudhu) Mencegah Penyakit Pilek / Flu




(Wudhu) Mencegah Penyakit Pilek / Flu

          Ahmad bin salim baduweilan dalam buku At-Tadawi bi Ash –Shalah (2005), menyebutkan bahwa berkumur ketika berwudhu ternyata dapat menvegah penyakit pilek sebanyak 30%. Penelitian bidang kesehatan membuktikan bahwa berkumur dengan air setiap hari dapat mencegah penyakit demam dan pilek pada diri seseorang. Padahal berkumur adalah perbuatan yang dilakukan oleh orang muslim berkali kali dalam sehari ketika ia berwrdhu untuk melaksanakan shalat.
            Penelitian ini juga menjelaskan bahwa berkumur dapat membersihkan tenggorokan dari bakteri dan mikroba sebelum ia menyebar dan menimbulkan penyakit, serta mencegah 30% dari potensi terkena penyakit pilek dan demam. Di satu sisi, berkumur merupakan tindakan perlindungan yang berperan membanu memperbaiki kesehatan secara umum dan dapat menekan pengeluaran ekonomi.
Pilek
            Pilek (rhinitis) sebenarnya adalah peradangan selaput lendir yang melapisi saluran hidung. Peradangan ini biasanya dapat diketahui karena tersumbatnya hidung, ingusan, bersin bersin, ataupun rasa tertekan maupun nyeri pada wajah. Kadang kadang pada tahap awal pemeriksaanatas penderita pilek, dokter  perlu meyakinkan dulu apakah yang diderita oleh pasienya itu benar benar alergi (rhinitis allergica) ataukah pilek lainya.
            Infeksi oleh virus (misalnya virus influenza) yang menimbulkan pilek. Jika infeksi ini berulang terjadi (oleh karena infeksi yang disebabkan oleh berbagai macam virusnya), maka akan berakibat terjadinya pilek oleh satu macam virus yang sepertinya secara terus menerus. Sesudah terserang pilek oleh satu macam virus influenza biasanya untuk waktu lama orang itu tidak terserang oleh virus yang sama karena tubuh telah jadi kebal terhadap virus itu.
            Pilek yang lain disebabkan oleh adanya gangguan anatomi rongga hidung juga dapat menimbulkan pilek yang agak khas, yaitu pileknya hanya muncul jika penderitanya berbaring, menundukkan kepala ataupun menahan kepala. Dari berbagai macam posisi itu pada posisi-posisi tertentu itulah pileknya muncul; jika berganti posisi pileknya berpindah ataupun tak muncul. Pilek yang ini dikenal dengan sebutan rhinitis vasomotorica yang untuk menyembuhkan obat yang dioleskan pada selaput lendiryang tidak dikehendaki adanya itu; obat ini akan “ memakan“ selaput lendir yang mengembang itu.
Wudhu) Mencegah Penyakit Pilek / Flu
            Kemungkinan lain pilek yang diderita adalah sinusitis. Sinusitis yaitu suatu infeksi yang menyerang sinus hidung yakni ruangan di dalam tulang di sekitar rongga hidung. Yang mungkin saja ingus merupakan nanah dari rongga yang terinfeksi itu. Ingius yang seperti itu biasanya berbau busuk.
            Pilek dapat mempengaruhi bau mulut penderita. Itu terjadi karena hidung tersumbat maka cenderung sering bernafas menggunakan mulut. Sehingga memungkinkan mengakibatkan mulut kering dan meningkatkan resiko terjadinya infeksi didalam rongga mulut. Infeksi inilah yang selanjutnya menimbulkan bau mulut.
            Untuk pencegahan terjangkit pilek dapat dilakukan dengan membiasakan diri untuk memperbarui wudhu anda setiap saat. Sebab dengan wudhu anda dapat berkumur atau membersihkan mulut anda dari berbagai macam kotoran akibat sisa sisa makanan yang menempel si sela sela gigi. Seperti yang kita ketahui dari hasil penelitian menunjukkan bahwa ketika berwudhu ternyata dapat mencegah penyakit pilek sebanyak 30%.



Manfaat Puasa Mengistirahatkan Lambung




Puasa Mengistirahatkan Lambung

                                      
            Jika sepanjang tahun manusia tidak pernah mengistirahatkan lambung dan pencernaannya, ia akan menuntut hak cutinya secara paksa dengan cara sakit. Maka jangan biarkan lambung pencernaan mengambil haknya untuk beristirahat dengan cara sakit. Mungkin sepele, namun itulah haknya yang harus dipenuhi.

            Sementara itu di antara kita bersenang senang dengan cuti kerja rutin tiap tahunnya,apakah kala itu juga terpikir untuk mengistirahatkan lambung pencernaannya. Ternyata tidak, justru mempermainkan dengan menjejalkan (aneka) makanan, sehingga lambung dan pencernaan terpaksa menampung lebih dari kapasitas kemampuanya. Maka Allah SWT menurunkan kewajiban agama untuk memberikan kesempatan beristirahat kepasa lambung pencernaan sehingga tidak terserang penyakit. Melaksanakan kewajiban puasa ramadhan setisp tahun dan membatasi konsumsi makanan menjasi 2 kali sehari, yakni sekali letika matahari tenggelam, dan setelah itu lambung pencernaan lambung pencernaan beristirahat lebih dari 12 jam sejak usai waktu sahur sampai matahari tenggelam.

            Dengan demikian,  lambung pencernaan bisa meraih haknya untuk rehat, menjadi sehat, daya dan kemampuanya senantiasa terbarui dan dapat melakukan tugasnya dengan lebih baik dan lebih optimal bagi kesehatan tubuh.

Manfaat Puasa Mengistirahatkan Lambung

            Orang yang melakukan puasa sepanjang hari, lalu berbuka dan mengikutinya dengan melaksanakan shalat (maghrib dan isyak) dilanjutkan dengan shalat malam (tarawih), ia berarti telah megikutisunah Rasulullah Saw. Dengan kata lain shalat taraweh disunahkan tidak lain untuk membantu manusia memproses pencernaannya dan memberikan kesempatan kepada lambung untuk rehat disamping meraih pahala dan ridha Allah SWT.

Mencuci Hidung Atau Istinsyaaq Mencegah Sinusitis



Mencuci Hidung Atau Istinsyaaq  dapat Mencegah Sinusitis

Dengan melakukan istinsyaaq (memasukkan dan mengeluarkan air ke dan dari dalam hidung di saat berwudhu), insha Allah juga akan menghindarkan seseorang terserang penyakit sinusitis. Sinusitis adalah peradangan rongga rongga udara di sekitar hidung. Jenis sinusitis ada yang akut dan ada pula yang kronis (menahun). Sinusitis akut ditandai dengan adanya demam disertai rasa nyeri di pipi atau dahi dan pilek yang kental berwarna kuning kehijauan. Pilek yang lama dan tak sembuh sembuh disertai ingus kental dan kadang kadang berbau merupakan gejala gejala sinusitis. Dapat pula disertai dengan keluhan hidung tersumbat dan rsa nyeri di kepala terutama pada pagi hari. Pilek yang tidak diobati dengan baik dapat menjadi factor pencetus sinusitis. F actor lain adalah kelainan dari sekat rongga hidung, gigi berlubang, dan adanya sumbatan pada saluran sinus ke hidung sehingga menyebabkan tertahannya cairan atau ingus di dalam rongga sinus. Sinusitis juga memiliki kaitan dengan cuaca atau iklim terutama bagi mereka yang sudah mempunyai dasar alergi hidung.
              Pekerjaaan merupakan salah satu factor resiko terjadinya  sinusitis. Pekerja yang bekerja malam hari beresiko terserang penyakit sinusitis. Demikian pula mereka yang bekerja dengan air seperti sebagai penyelam atau diving. Udara yang dingin serta lembab sebagai salah satu factor pencetusnya. 
              Penyakit sinusitis juga memiliki kaitan dengan penyakit lain, seperti tumor sinus yang memiliki gejala yang sama atau mirip dengan sinusitis. Perbedaanya adalah kualitas gijala tumor sinus lebih berat seperti lebih nyeri, ingus lebih berat seperti lebih nyeri, ingus lebih berbau dan kadang bercampur darah, membengkak dan sebagainya.
              Beda antara sinusitis dengan flu atau pilek. Flu atau pilek hanya mengenai rongga hidung saja, belum menjalar ke sinus. Flu dan pilek hanya merupakan penuebab timbulnya sinusitis. Sedangkan sinusitis hanya merupakan penyakit infeksi saluran nafas biasa. Akan tetapi bila kumannya termasuk “bandel” misalnya pseudomonas dan piosianus atau ditambah tumpangan jamur, maka pengobatannya menjadi sulit.
              Pada orang dewasa factor factor pencetusnya adalah pilek (influenza) yang tak diobati dengan baik, atau karina kelainan sekat rongga hidung, gigi yang berlubang dan adanya sumbatan pada saluran sinus ke hidung. Sedangkan pada anak anak ditambah adanya peradangan pada amandel (tonsillitis) atau adenoid yang membesar.
              Sebagaimana yang telah kita ketahui bahwa menurut sebuah penelitian berkumur ketika berwudhu dapat mencegah penyakit pilek sebanyak 30%. Padahal kita tahu bahwa di antara penyebab munculnya penyakit sinusitis adalah pilek yang tak kunjung sembuh atau tidak diobati. Sehingga berwudhu secara tidak langsung telah mencegah seseorang terkena penyakit sinusitis. Itulah rahasia lain yang tersimpan dalam perintah wudhu bagi kesehatan kita.



Puasa Membersihkan Racun dan Kotoran dari Tubuh

        

Puasa Membersihkan Racun dan Kotoran di Dalam Tubuh

  Puasa sangat efektif untuk membersihkan tubuh dari racun dan kotoran, bila dalam dunia kesehatan disebut detoksifikasi. Ketika kita puasa racun dalam tubuh, dibersihkan melalui pembakaran seluruh cadangan makanan dalam tubuh. Ketika membersihkan racun ini, terjadi ketika makanan tidak lagi memasuki tubuh dan tubuh mengubah simpanan lemak menjadi energi. Proses melepaskan zat kimia dari asam lemak ke dalam sistem tubuh lalu kemudian dikeluarkan lewat organ pembuangan melalui ekskresi. Maka secara tidak langsung, puasa dapat membatasi jumlah kalori yang masuk kedalam tubuh kita. Akibatnya tubuh akan menghasilkan enzim antioksidan yang berfungsi membersihkan zat zat yang bersifat racun dan karsinogen sekaligus mengeluarkannya dari dalam tubuh.

Manfaat Puasa Mengistirahatkan Alat Pencernaaan



Manfaat Puasa Mengistirahatkan Alat Pencernaaan
Puasa menjadi satu cara untuk kita mengistirahatkan sistem pencernaan. Dalam kehidupan sehari hari, kita sering memperkerjakan alat pencernaan secara keras. Karena banyaknya makanan yang harus diolah oleh pencernaan. Selain itu makanan terus datang secara bertubi-tubi meminta dicerna selama 24 jam tanpa memberikan waktu istirahat alat pencenaan untuk beberapa waktu. Sebelum makanan habis dicerna oleh alat pencernaan, sudah datang makanan kloter selanjutnya yang datang meminta untuk dicerna.

            Dengan puasa oksigenisasi tidak hanya berkutat di daerah perut. Oksigenisasi juga akan mengalir di daerah kepala.  Seperti yang kita ketahui adanya oksigenisasi di daerah perut berlebih pada saat perut dalam kondisi penuh kenyang. Kondisi perut yang penuh makanan mengakibatkan banyaknya oksigenisasi sehingga kita mudah mengantuk.

Manfaat Membasuh Wajah Ketika Wudu bagian II



Manfaat Membasuh Wajah Ketika Wudu II

            Wajah kita akan bercahaya, kaki kita akan bercahaya dan juga tangan kita. Itulah kedasyatan wudhu. Dalam kehidupan sehari hari pun kita bisa melihat wajah wajah orang yang selalu memelihara wudhunya. Mereka akan menampakkan tubuh yang segar dan memancarkan jiwa yang damai.

“Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra. katanya: Rasulullah Saw. Bersabda: Kamu merupakan orang yang bercahaya muka, tangan dan kakinya pada Hari Kiamat karena kamu telah menyempurnakan wudhu dengan baik maka barang siapa di antara kamu yang mampu melebihkan basuhan pada muka, tangan dan kakinya hindaklah dia berbuat dimikian.” (HR. Bukhori, Muslim, Nasa’i, Ibnu Majah, Ahmad dan Malik).
            Hadis diatas menerangkan tentang keutamaan wudhu. Sebagaimana disebutkan dalam hadis tersebut ‘daerah daerah’ yang terkena air wudhu: membasuh muka, tangan dan kaki, kelak akan bercahaya di akhirat kelak. Makan apabila kita ingin memanjangka cahayanya jalan yang harus ditempuh tak lain adalah kita harus selalu menjaga wudhu kita.
 
            Ada seseorang ulama dari Afrika di masjidil Haram, Subhanallah, walaupun kulitnya tidak putih, tidak kuning tetapi ketika memandang wajahnya sejuk sekali. Senyumnya begitu tulus meresap ke relung qolbu yang paling dalam. Sungguh bagai disiram air sejuk yang menyegarkan di pagi hari. Itulah wajah yang sering tersiramoleh air wudhu. Ada pula seorang ulama yang tubuhnya mungil dan diberi karunia kelumpuhan sejak kecil. Ia tidak punya daya, duduknya saja di atas kursi roda. Hanya kepalanya sajayang bergerak. Tetapi, saat menatap wajah wajah terpancar kesejukan yang luar biasa. Padahal, beliau jauh dari ketampanan wajah sebagaimana yang dianggap rupawan dalam versi manusia. Tetapi ternyata dibalik kelumpuhannya itu beliau memendam ketentraman batin yang begitu yang begitu dasyat tergambar saat kita memendang sejuknya pancaran rona wajahnya.

            Kecantikan terutama yang berhubungn dengan penampilan wajah merupakan sesuatu yang diusahakan sesempurna mungkin. Bercak kulit yang sering terdapat pada bagian tubuh, terutama wajah secara kosmetis memang sangat menggangu. Untuk itu diperlukan perawatan seperlunya. Bercak kulit pada wajah dapat disebabkan karena bekas jaringan parut yang telah sembuh, bekas jerawat (komedo) yang biasanya berkelompok atau karena ganguan pigmentasi. Bercak kulit yang disebabkan karena ganguan pigmentasi sering berhubungan dengan produksi Melanosit Stimulating Hormon (MSH) yang merangsang melanosit. Melanosit merupakan sel yang mengandung pigmen hitam melanin dan terdapat dalam jumlah besar antara dermis dan epidermis kulit. Prolifersi sel melanosit disertai dengan fungsi melanosit yang meningkat menyebabkan bercak hitam atau hiperpigmentasi.

Meskipun wajahnya cantik,  tetapi ada kurangnya jika apabila tidak pernah disiran dengan air wudhu . Sebab wajah yang tidak pernah tersiram air wudhu kecantikannya tak tak akan bisa bertahan lama. Namun sebaliknya wajah yang tersiran oleh air wudhu akan terus memancarkan cahaya hingga kelak di yaumul qiyamah nanti. Inilah manfaat membasuh wajah ketika wudu.  





                         

Manfaat Membasuh Wajah Ketika Berwudhu




Manfaat Membasuh Wajah Ketika Berwudhu


            Mambasuh wajah sedikitnya tiga kali setiap berwudhu dapat menghilagkan debu dan bakteri yang menempel, karena menjamin kebersihan kedua mata dan menjaga keselamatan serta menghindari mata dari penyakit trahum dan radang mata. Di damping itu, membasuh wajah juga dapat membuat kulit bersih dan bugar serta mengembalikan jaringan jaringan kilit wajah yang merupakan cermin seseorang, sehingga wajah orang muslim tampak selalu ceria dan berbinar.

          Membasuh wajah setiap kali berwudhu di dalamnya terkandung sebuah pesan moral agar kita tatkala menjalankan shalat dalam keadaan wajah sehat dan bersih. Sebab wajah merupakan bagian penting dari tubuh seseorang. Seseorang bisa kita baca apakah orang itu senang atau sedih terlihat dari wajahnya.

          Membersihkan wajah secara sekilas memang seperti kegiatan yang remeh. Akan tetapi kegiatan yang satu iNi tidak bisa diabaikan karena kecantikan kulit berawal dari perawatan kebersihannya. Kerena itu, ketahilah cara membersihkan wajah yang benar sehingga kulitpun memjadi sehat:
Manfaat Membasuh Wajah Ketika Berwudhu             Pertama gunakan pemberbersih yang seuai dengan kulit. Kenali jenis kulit terlebih dahulu. Untuk kulit kering, gunakan pembersih yang mengandung pelenbab sehingga kulit tidak terasa kering, kencang dan ketat sesedahnya. Pembersih dengan tekstur susu lebih sesuai karena sangat lembut.
          Untuk kulit berminyak gunakan pembersih yang mampu menghilangkan kelebihan menyak sekaligus mengontrol aktivitas kerja kelejar minyak (sebum), yang biasanya berbentuk gel (cleansing gel). Dapat juga mengunakan pembersih yang mengandung AHA untuk membuka sumbatan pori yang tertutup oleh minyak dan kotoran.
          Kedua, menggunakan toner tidaklah mutlak. Memang toner bermanfaat untuk mengankat sisa kotoran pada kulit yang tidak terangkat oleh pembersih. Jika kulit anda kering, sangat kering maupun sensutif penggunaan toner tidaklah dianjurkan karena alcohol yang terkandung dapat menyebabkan kekeringan maupun iritsi kulit.
          Ketiga, gunakan suhu air yang tepat. Penggunaan air dingin ketika pagi hari menyegarkan kulit dan nengencangkan kulit, akan tetapi hanya sementara, jikankulit sensitive ataupun kulit tipis akan menyebabkan kulit wajah menjadi shock akibatnya akan timbul reaksi akergis mupun iritasi. Sebaliknya air yang terlampau pamas pun akan membuat kilit mengalami iritasi. Sebaiknya gunakan air hangat, karena dapat membersihkan kotoran kulit secara lebih menyeluruh. Uap dari air hangat mampu membula pori pori kulit.




Manfaat Puasa Melangsingkan Tubuh



Manfaat Puasa Melangsingkan Tubuh


            Dr Hamid Al-Badari menyatakan, “Diantara manfaat puasa adalah fungsin melangsingkan tubuh (diet) serta secara perlahan menurunkan berat badan. Diet fisik memberikan manfaat besar bagi semua orang untuk membakar lemak (pada tubuh) yang mendorong timbulnya berbagai penyakit berbahaya. Manakali hati dipenuhi lemak, pembengkakan (kegemukan) bertambah dan (berarti) memperlemah kerja jantung; kadar lemak pada pancreas memicu timbulnya berbagai penyakit kencing manis, ginjal, dan liver. Kadar lemak pada hati dan pancreas akan mendorong timbulnya pelbagai penyakit kronis.
           
               Selanjutya Dr Hamid mengemukakan menganai manfaat puasa yang berfungsi menurunkan tekanan (darah tinggi), “ Kita bisa memperhatikan orang orang yang menderita tekanan (darah tinggi) pada bulan Ramadhan berangsur turun. Hal ini karena minimnya komsumsi makanan serta ketahanannya untuk tidak asal makanan.”

            Namun demikian, puasa tidak lepas dari factor resiko terhadap beberapa penyakit,lain, seperti penyakit karena usia (ketuaan), kencing manis (jika penderitanya kurus kering), atau  penyakit jantung koroner yang diikuti  kondisi lemah secara keseluruhan. Demikian pula demgan kondisi daya tahan tubuh yang lemah. Teerdapat banyak yang disebabkan oleh kelelahan seperti penyakit penyakit TBC, kurang darah (anemia), paru-paru, lemah jantung serta diare yang disertai mual, mencret dan muntah-muntah akibat kekurangan zat zat cairan, luka lambung, usus dua belas jari, dan hernia (turun berok). Karena kondisi lapar pada penderita penyakit semacam ini akan menimbulkan rasa sakit yang luar biasa. Demikian pula penyakit maag yang pasa umumnya membutuhkan banyak minum air putih dan penurunan kadar tekanan darah; konstruksi tubuh  lemah dalam masa penyembuhan setelah mejalani proses operasi, mengalami tekanan tekanan kejiwaan dan saraf pasca kelahiran dan menyusui. 

Sakit Mata Sembuh dengan Wudhu (sebuah kisah)



Kisah Sakit Mata Dapat Sembuh Dengan Wudhu

            
Sakit Mata sembuh dengan wudhu             Alkisah, suatu hari Junaid Al-Baghdadi sakit mata. Ia diberitahu seorang tabib bahwa jika ingin sembuh, jangan sampai matanya terkena air.

            Akan tetapi ketika sang tabib tersebut pergi, Jukaid Al-Baghdadi nekad berwudhu membasuh mukanya untuka shalat kemudian tidur. Anehnya sakit matanya justru manjadi sembuh. Saat itu terdengar siara, “Junaid menjadi sembuh matanya karena ia lebih ridha kepada-Ku. Seandainya ahli neraka meminta kepada-Ku dengan semangat junaid, niscaya Aku luluskan permintaannya,”kata suara itu.

            Esok harinya ketika sang tabib mengetahui bahwa mata Junaid Al-Baghdadi telah sembuh, ia menjadi keheranan lantas bertanya, "Apa yang telah engkau lakukan?”. “Aku berwudhu membasuh muka dan mataku lalu shalat”, jawab Junaid Al-Baghdadi. Mendengar penuturan yang demikian itu sang tabib yang pada mulanya beragama nasrahi pun lantas masuk agama Islam dan beriman kepada Allah SWT. Dia pun lantss berkata, “obat dari Tuhan yang menciptakan sakit itu. Dia pulalah yang menciptakan obatnya. Akulah yang sebenarnya yang sakit, yaitu sakit mata hatiku dan akhirnya Junaidlah Tabibnya (yang bisa menyembuhkan sakitku)”.

“ Maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada.” (QS. Al-Hajj:46)

            Inilah kisah yang luar biasa tentang manfaat wudhu bagi kesehatan dan penyembuh sakit mata. Dari kisah ini pulalah yang kemudian meginspirasi kita untuk mengulas lebih jauh tentang manfaat wudhu bagi kesehatan mata secara fisik.                                                                                   
 Kisah Sakit Mata Dapat Sembuh Dengan Wudhu
            Alkisah, suatu hari Junaid Al-Baghdadi sakit mata. Ia diberitahu seorang tabib bahwa jika ingin sembuh, jangan sampai matanya terkena air.

            Akan tetapi ketika sang tabib tersebut pergi, Jukaid Al-Baghdadi nekad berwudhu membasuh mukanya untuka shalat kemudian tidur. Anehnya sakit matanya justru manjadi sembuh. Saat itu terdengar siara, “Junaid menjadi sembuh matanya karena ia lebih ridha kepada-Ku. Seandainya ahli neraka meminta kepada-Ku dengan semangat junaid, niscaya Aku luluskan permintaannya,”kata suara itu.

            Esok harinya ketika sang tabib mengetahui bahwa mata Junaid Al-Baghdadi telah sembuh, ia menjadi keheranan lantas bertanya, "Apa yang telah engkau lakukan?”. “Aku berwudhu membasuh muka dan mataku lalu shalat”, jawab Junaid Al-Baghdadi. Mendengar penuturan yang demikian itu sang tabib yang pada mulanya beragama nasrahi pun lantas masuk agama Islam dan beriman kepada Allah SWT. Dia pun lantss berkata, “obat dari Tuhan yang menciptakan sakit itu. Dia pulalah yang menciptakan obatnya. Akulah yang sebenarnya yang sakit, yaitu sakit mata hatiku dan akhirnya Junaidlah Tabibnya (yang bisa menyembuhkan sakitku)”.

“ Maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada.” (QS. Al-Hajj:46)

            Inilah kisah yang luar biasa tentang manfaat wudhu bagi kesehatan dan penyembuh sakit mata. Dari kisah ini pulalah yang kemudian meginspirasi kita untuk mengulas lebih jauh tentang manfaat wudhu bagi kesehatan mata secara fisik.                                                                                   

Kondisi Tubuh pantang Berpuasa


Dispensasi Puasa (Kondisi Sebaiknya Tidak Melakukan Terapi Berpuasa)

Dr. Sulaiman Azmi Basya mengatakan, “Teks ayat al Quran merekomendasikan bagi yang sakit boleh tidak berpuasa. Contohnya adalah para penderita penyakit yang jika melanggar akan berakibat buruk. Orang yang terkena demam, dalam kondisi apa pun; apalah tekanannya sedang tinggi atau rendah ia boleh tidak berpuasa, karena demam butuh perawatan khusus dan berimplikasi melemahkatuh n tubuh.




Puasa memiliki banyak manfaat bagi tubuh dan menyehatkan tubuh. Tetapi pada kondisi tertentu puasa justru tidak dianjurkan karena dapat memperburuk kondisi tubuh. Kondisi tubuh itu diantaranya. : 

1Luka Lambung Dan Radang Usus

            Setiap orang yang sakit membutuhkan kadar konsumsi makanan dalam waktu yang berdekatan, seperti orang orang yang terkena penyakit luka pada lambung, radang usus dan sembellit. Bagi mereka diperbolehkan tidak berpuasa.

2Diare, Pendarahan dan Lemah Jantung

            “Setiap orang yang sakit ada kalanya mengalami drop atau konstruksi tubuhnya lemah dan butuh perawatan khusus. Termasuk orang yang terkena diare, pendarahan, atau lemah jantung. Mereka boleh tidak berpuasa.
            Orang sakit harus makan untuk menguatkan konstruksi tubuhnya. Demikian pula dalam proses pembedahan (operasi), masa masa pemulihan dari berbagai penyakit berat, penderita TBC paru paru, dan anemia. Mereka boleh tidak menjalankan puasa. Termasuk perempuan hamil yang dikhawatirkan membahayakan kandunganya, karena kehamilan butuh pasokan makanan. Kondisi lapar dapat membahayakan ibu dan janin dikandungannya.

3Tekanan Darah Rendah        

            Orang yang mengalami tekanan darah rendah kerap kali hilang kesadaran atau pingsan. Meraka juga boleh tidak menjalankan puasa.

4Diare berat

            Penyakit yang kontrAdiktif dengan puasa adalah diare berat yang butuh banyak cairan. Penyakit ini harus ditangani dengan cepat, agar tidak menjalar mengikuti aliran darah dengan rasa sakit yang luar biasa. Terutama harus minum obat khusus untuk melawan diare. Demikian pula penyakit demam tinggi yang terus meningkat butuh pengobatan segera untuk menurunkan kondisi panasnya.

            Selain itu penyakit radang saluran pernafasan (bronchitis) yang harus segera diobati, lika lambung, kondisi lemah jantung, kencing manis yang menimbulkan rasa haus yang luar biasa., pusing-pusing dan tubuh menggigil karena kadaa gula dalam darah rendah. Penderita penyakit penyakit tersebut tidak memmungkinkan untuk menjalankan puasa.

Puasa itu Menyehatkan Tubuh



Puasa Fasting Healthy


Tubuh yang sehat adalah dalam kondisi yang seimbang. Asupan energi serta gizi yang berlebihan tidak baik, begitu pula ketika asupan energi serta gizi yang kurang juga tidak baik. Makan secara belebihan justru akan merusak tubuh. Dalam kenyataannya organ pencernaan kita membutuhkan istirahat. Dalam aturan agama tidak disebutkan secara pasti berapa jumlah atau berapa kali kita harus makan setiap harinya. Hanya disebutkan bahwa makanlah sebelum lapar dan berhentilah sebelum. Juga disebutkan bahwa yang berlebihan itu tidak baik. Lambung atau perut sebaiknya disisakan atau terbagi dalam tiga ruangan. Ruangan tersebut adalah untuk makanan 1/3, untuk minuman atau air 1/3, dan untuk udara 1/3 bagian. Apabila makanan melebihi dari itu maka akan berakibat ketidaknyamanan pada bagian perut. Makanan dapat keluar dari lambung atau kembali ke saluran pencernaan bagian atas dengan rasa panas dibagian perut.  Keadaan tersebut biasa terjadi saat makan terlalu kenyang kemudian dilanjutkan berbaring tidur.

            Dalam satu tahun kita (umat islam) diperintahkan untuk puasa  Ramadhan selama satu bulan penuh. Bila dilihat dengan kacamata kesehatan agenda ini bermanfaat untuk mengurangi beban kerja pencernaan dan untuk mencerna zat zat berbahaya yang ada didalam tubuh. Apabila dalam kondisi sehari hari kita makan secara berlebihan tanpa membiarkan organ pencernaan mencerna makanan tersebut, maka akan terjadi tumpukan zat makanan di organ tubuh. Setiap kali pencernaan belum menyelesaikan pekerjaannya dalam mencerna makanan kemudian datang lagi makanan kloter selanjutnya. Kejadian ini terus berlanjut terus menerus selama manusia tersebut hidup, sehingga zat makanan meng-gunung mengendap didalam tubuh. Oleh karena itu puasa menjadi penting untuk menjaga kondisi tubuh manusia menjadi sehat. Biarkanlah organ pencernaan kita mencerna semua makanan yang tersisa didalam tubuh. Akan tetapi ketika berbuka puasa tidaklah makan secara berlebihan, karena akan menghilangkan manfaat puasa dari  segi kesehatan.
        
    Salah satu Kunci menjaga kesehatan sesuai sunah Rasullullah adalah dengan berpuasa untuk mencerna makanan yang tersisa di dalam tubuh dan makan secara tidak berlebihan, insha Allah tubuh akan sehat.   
           

            

Tips Cara Makan yang Sehat


Cara makan yang sehat


            Ada kebiasaan buruk dan tidak dalam pola makan kita, yaitu makan kilat tanpa memberikan kesempatan kepada mulut mengunyah makanan dengan baik. Padahal makanan yang yang dikunyah mulut sampai hancur sangat membantu proses pencernaan dan memperlancar saluran saraf serta menjaga keseimbangan aktivitas tubuh secara keseluruhan.
             Banyak figure olahragawan dunia, dokter dan pelatih menyuruh murid muridnya agar mengunyah dengan baik suap demi suap makanan yang dikonsumsinya. Sebagai contoh pelatih Krajewski menyuruh muridnya agar mengunyah makanan dengan baik.  Setelah sebelumnya selalu mengalami kegagalan dalam setiap pertandingangulat, di hari berikutnya ia menjadi salah seorang olahragawan kelas dunia dan meraih gelar juara karena sering memenangkan pertandingan kejuaraan.

Makanan Yang Larut Di Mulut

            Terdapat beberapa jenis makanan yang telah tercerna di mulut dengan air ludahm seperti bahan bahan gula, tepungdan garam yang bisa dimakan dengan cepat ( tanpa perlu mengunyah . Lambung berupaya mencerna dan memisahkan jenis makanan ini, di samping makanan makanan jenis lain seperti daging dan sebagainya yang tidak tercerna oleh mulut. Kondisi tersebut akan menekan lambung serta alat alat pencernaan lainnya sebagaimana alat alat pembuangan tidak berdaya memproses pembuangan keluar tubuh.

            Banyak orang yang saraf kekuatannya habis akibat dari konsumsi makanan yang berlebihan. Gairah hidupnya memudar dan setiap kali akan bergerak harus terukur, bahkan ada di antara mereka yang tidak mampu bergerak setelah menkonsumsi makanan berat, butuh alat bantu untuk pindah dari satu tempat ke tempat lain. Ada pula yang bawaannya ingin tidur terus.

            Ya Allah, anugerahkanilah kami keinginan kuat untuk mengikuti sabda Rasul-Mu yang menyatakan, “Kita adalah kaum yang hanya makan di kala lapar dan ketika makan tidak sampai kenyang

Ringkasan :
a. Makan dengan mengunyah secara sempurna. Makanan yang terkunyah dengan baik dapat meringankan beban organ pencernaan yang bekerja tiap hari hampir tanpa henti.
b.  Makan makanan yang tercerna dimulut oleh air ludah seperti makanan yang mengandung gula, tepung dan garam. dapat dimakan dengan cepat tanpa mengunyah dengan sempurna tanpa membebani kerja organ pencernaan.
c. Makan tidak dalam jumlah yang berlebihan. Makan berlebih dapat menghambat gerak tubuh.

Cara menggosok gigi yang baik



Cara menggosok gigi yang baik


          Pertama kita letakkan sikat gigi pada rahang atas bagian kanan pada permukaan yang menghadapi pipi. Bulu sikat membentuk sudut450 terhadap permukaan gigi. Kita menggosokkan gigi dengan gerakan dari gusi ke arah gigi, yang berarti dari atas ke bawah. Setiap daerah kita gosok pelan pelan kira kira 10 kali, sampai kita yakin bahwa daerah tersebut betul betul bersih. (hati hati, dalam hal ini banyak kesalahan dibuat, dengan menggosokkan gigi ke arah gusi. Akibatnya akan bisa merusakkan gusi.). 


Sedikit demi sidikit, sikat gigi kita geser ke kanan, sambil kita menggosokkan gigi dengan gerakan dari atas ke bawah. Selesai dengan  yang menghadap kearah pipi, kita pindah kepermukaan gigi yang menghadap langit langit. Bulu sikat tetap membentuk sudut 450 dan gerakan menggosok dari atas ke bawah.
Setelah menggosok gigi gigi pada atas, kita lanjutkan dengan menggosok gigi rahang bawah. Bulu sikat juga membentuk sudut 450, tetapi gerakan menggosok dari bawah ke atas. Demikian juga untuk permukaan gigi yang menghadap lidah lakukan sudut 45dengan gerakan bulu sikat dari bawah ke atas.

                                          

Manfaat Berkumur dan Bersiwak bagi Kesehatan tubuh



1.  Plak Gigi
Plak gigi adalah lapisan tipis dan transparan di permukaan gigi yang melekat erat pada gigi. Plak mengandung banyak bakteri beserta produk produknya, komponan organic dan anorganik dari sekresi mulut, sel sel epiter serta sel sel darah. Komposisi dan sifat plak dipengaruhi oleh komposisi air ludah, sifat diet atau makanan, lama plak melekat pada gigi, dan populasi bakteri pada seseorang.

2. Periodontitis
Periodontitis adalah peradangan yang terjadi pada jaringan penyangga gigi, tempat tertanamnya gigi. Periodontitis yang berupa periapikal dapat merupakan akibat lanjut dati adanya gigi berlubang yang tidak terawatt, yang selanjutnya juga mengakibatkan reaksi radang pada lapisan email  maupun dentin pada gigi itu sehingga kuman dapat ke bagian yang lebih dalam di sekitar akar gigi dan menyebar ke jaringan di sekitarnya. Kuman selanjutnya menimbulkan bisul bernanah, tumbuhnya jaringan granuloma ataupun timbulnya kista gigi.
       Selain menimbulkan bau mulut yang kurang sedap, pada periodontitis ini ada sejumlah kuman yang selain menimbulkan gangguan setempat ataupun juga dapat merupakan sumber penyebaran infeksi lain semisal sepsis (infeksi umum), sinusitis (selo karang), meningitis (radang selaput otak), ataupun juga ensefalitis radang otak. Di samping itu juga ada kuman yang dapat menimbulkan reaksi sistemik yang berupa munculnya rematik (rheumatoid arthritis) ataupun kerusakan ginjal (glomerulonephritis).
       Periodontitis juga dapat berbentuk menahun, misalnya ketika terjadi peradangan gusi (gingivitis) yang tidak terawat. Dalam bebtuk menahun dapat mengakibatkan tanggalnya gigi, bila kerusakan sampai pada tulang rahang tempat tertanamnya gigi. Gusi tampak memerah, lunak, mengkilat dan mudah berdarah, bahkan kadang bernanah.

 3. Bau mulut
          Bau mulut muncul pada dasarnya dapat sebagai akibat dari adanya proses yang terjadi di kalam rongga mulut maupun tempat lain yang juga bermuara dimulut, yaitu lambung, paru paru, tengorokan dan hidung. Salah satu yang paling banyak dijumpai adalah proses pembusulan di mulut. Sejauh mana kerasnya bau ini tergantung pada seberapa banyak proses pembusukan yang terjadi serta bahan apa yang mengalami pembusukan. Pembusukan ini terjadi oleh karena adanya sisa makanan ataupun jaringan tubuh yang rusak (luka, gigi keropos) disertai adanya jasad renik yang terdapat di rongga mulut tersebut. Jadi jika tidak ada sisa makanan atau kerusakan itu maka pembusukan yang terjadi sangat sedikit, sehingga bau mulut tidak seberapa.

4. Pilek / Flu
       Pilek (rhinitis) sebenarnya adalah peradangan selaput lendir yang melapisi saluran hidung. Peradangan ini biasanya dapat diketahui karena tersumbatnya hidung, ingusan, bersin bersin, ataupun rasa tertekan maupun nyeri pada wajah. Kadang kadang pada tahap awal pemeriksaanatas penderita pilek, dokter  perlu meyakinkan dulu apakah yang diderita oleh pasienya itu benar benar alergi (rhinitis allergica) ataukah pilek lainya.
       Infeksi oleh virus (misalnya virus influenza) yang menimbulkan pilek. Jika infeksi ini berulang terjadi (oleh karena infeksi yang disebabkan oleh berbagai macam virusnya), maka akan berakibat terjadinya pilek oleh satu macam virus yang sepertinya secara terus menerus. Sesudah terserang pilek oleh satu macam virus influenza biasanya untuk waktu lama orang itu tidak terserang oleh virus yang sama karena tubuh telah jadi kebal terhadap virus itu.
       Pilek yang lain disebabkan oleh adanya gangguan anatomi rongga hidung juga dapat menimbulkan pilek yang agak khas, yaitu pileknya hanya muncul jika penderitanya berbaring, menundukkan kepala ataupun menahan kepala. Dari berbagai macam posisi itu pada posisi-posisi tertentu itulah pileknya muncul; jika berganti posisi pileknya berpindah ataupun tak muncul. Pilek yang ini dikenal dengan sebutan rhinitis vasomotorica yang untuk menyembuhkan obat yang dioleskan pada selaput lendiryang tidak dikehendaki adanya itu; obat ini akan “ memakan“ selaput lendir yang mengembang itu.
       Pilek dapat mempengaruhi bau mulut penderita. Itu terjadi karena hidung tersumbat maka cenderung sering bernafas menggunakan mulut. Sehingga memungkinkan mengakibatkan mulut kering dan meningkatkan resiko terjadinya infeksi didalam rongga mulut. Infeksi inilah yang selanjutnya menimbulkan bau mulut.

5. Sinusitis
Sinusitis yaitu suatu infeksi yang menyerang sinus hidung yakni ruangan di dalam tulang di sekitar rongga hidung. Yang mungkin saja ingus merupakan nanah dari rongga yang terinfeksi itu. Ingius yang seperti itu biasanya berbau busuk.

6. Penyakit Paru paru (Pneumonia)
Membersihkan gigi dan gusi secara teratur dapar membantu mencegah pneumonia atau radang paru pada orang lanjut usia. Para peneliti tersebut menjelaskan, radang paru disebabkan oleh kuman yang terbentuk dalam paru paru dan manghambat aliran oksigen keseluruh tubuh. Dan jika mulut tidak bersih, semakin banyak kuman tumbuh di dalam mulut dan tenggorokan, sehingga memperbesar kemungkinan terjadi nya infeksi penyebab radang paru.